Teroris ?
Assalamu’alaykum.
Membaca berita sana sini, makin ramai dan berkembang sekali beritanya terkait dengan Bom Mega Kuningan (Marriot dan Ritz Carlton, Jumat 17 July 2009), penggerebekan di temanggung 8 Agustus 2009 dan pencarian Noordin M Top , email bagustv.com dll.
Perkembangan berita ini begitu marak, bombardir dan membuat sedikit kegalauan bagi masyarakat serta membuat persepsi sendiri antar mereka dengan kata “teroris”.
Saat ini sudah mulai di curigai bahkan ada yang main hakim sendiri yang di timpakan kepada orang yang memakai cadar, celana ngatung, berjenggot bahkan sholat memakai gamis / sorban.
Padahal kita sebagai umat muslim adalah bersaudara, seperti firman Allah [9:11] :

“Jika mereka bertaubat, mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka (mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama. Dan Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi kaum yang mengetahui”
Hal itu adalah keyakinan dan aqidah masing masing, tidak bisa kita main pukul rata “mereka adalah teroris” sehingga wajib di basmi. Ini merupakan proses pembodohan yang merupakan salah satu strategi dari umat yang membenci Islam untuk menghancurkan Islam itu sendiri.
Kuatkanlah aqidah dan keimanan kita, jangan mau di bodohi dan di mainkan seperti boneka. Berfikirlah cerdas dan pergunakanlah akal, hal itulah yang membedakan kita sebagai manusia dengan makhluk lainnya. Berlomba lombalah dalam berbuat kebaikan (fastabikhul khoirot).
Semoga hal ini bisa menjadi hal yang positif bagi kita dan menyadari siapa sebenarnya musuh kita.
Tulisan ini merupakan lontaran hati pribadi yang begitu prihatin dengan negara kita yang mayoritas penduduknya islam tapi belum “islam”
Semoga Allah memberikan hidayah bagi kita semua…
Wassalam,
(more…)
..:: Come Back Again ::…
Assalamu’alaykum.
Alhamdulillah puji syukur kehadirat Allah SWT, berkat hidayahnya saya bisa kembali mencoba menulis dan berbagi kepada yang membutuhkan di hamidin.wordpress.com ini.
Sholawat tetap di panjatkan kepada nabi Muhammad SAW serta para keluarga, sahabat serta pengikutnya yang InsyaAllah Istiqomah sama akhir masa nanti.
Mohon maaf beberapa waktu yang lalu web ini tidak ada kegiatan, InsyaAllah untuk kedepannya saya akan coba berbagi jika ada yang bisa saya infokan.
Mohon kritik membangun dari khalayak agar dapat meluruskan dari yang saya berikan.
Kebenaran hanya dari Allah dan kesalahan semata mata dari saya pribadi selaku makhluk.
Wassalamu’alaykum Wr. Wb.
SALAH FAHAM TERHADAP DO’A NABI SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM
oleh Al-Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat
Diantara sekian banyak do’a-do’a yang Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam
ajarkan kepada umatnya adalah do’a dibawah ini :
“Allahumma ahyinii miskiinan, wa amitnii miskiinan, wahsyurnii fii
jumratil masaakiin”
“Artinya : Ya Allah ! Hidupkanlah aku dalam keadaan miskin, dan matikanlah
aku dalam keadaan miskin, dan kumpulkanlah aku (pada hari kiamat) dalam
rombongan orang-orang miskin”.
Hadits ini dikeluarkan oleh Imam Ibnu Majah (no. 4126) dan lain-lain.
Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini derajatnya : hasan. [Lihat
pembahasannya di kitab beliau : Irwaul Ghalil (no. 861) dan Silsilah
Shahihah (no. 308)]
Setelah kita mengetahui bahwa hadits ini sah datangnya dari Nabi
Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka sekarang perlu kita mengetahui apa
maksud sebutan miskin dalam lafadz do’a Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam
di atas. Yang sangat saya sesalkan diantara saudara-saudara kita (tanpa
memeriksa lagi keterangan Ulama-ulama kita tentang syarah hadits ini
khususnya tentang gharibul hadits) telah memahami bahwa miskin di sini
dalam arti yang biasa kita kenal yaitu : Orang-orang yang tidak
berkecukupan di dalam hidupnya atau orang-orang yang kekurangan harta.
Dengan arti yang demikian maka timbullah kesalah-pahaman di kalangan umat
terhadap do’a Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam di atas, akibatnya :
[1]. Tidak ada seorang muslimin-pun yang berani mengamalkan doa ini, atau
paling tidak sangat jarang sekali, lantaran menurut tabi’atnya manusia itu
tidak mau dengan sengaja menjadi miskin.
[2]. Akan timbul pertanyaan :
- Mengapa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyuruh umatnya
menjadi miskin?
- Bukankah di dalam Islam ada hukum zakat yang justru salah satu faedahnya
ialah untuk memerangi kemiskinan?
- Dapatkah hukum zakat itu terlaksana kalau kita semua menjadi miskin?
- Dapatkah kita berjuang dengan harta-harta kita sebagaimana yang Allah
Subhanahu wa ta’ala perintahkan kalau kita hidup dalam kemiskinan?
Kita berlindung kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dari berburuk sangka
kepada Nabi-Nya Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
[3]. Ada jalan bagi musuh-musuh Islam untuk mengatakan : “Bahwa Islam
adalah musuh kekayaan!?���
Hukum Kredit Motor
Mengambil dari syariahonline.com tentang hukum kredit motor. Berikut penjelasannya.
Kredit dibolehkan dalam hukum jual beli secara Islami. Kredit adalah membeli barang dengan harga yang berbeda antara pembayaran dalam bentuk tunai tunai dengan bila dengan tenggang waktu. Ini dikenal dengan istilah : bai` bit taqshid atau bai` bits-tsaman `ajil.
Gambaran umumnya adalah penjual dan pembeli sepakat bertransaksi atas suatu barang (x) dengan harga yang sudah dipastikan nilainya (y) dengan masa pembayaran (pelunasan) (z) bulan.
Namun sebagai syarat harus dipenuhi ketentuan berikut :
Harga harus disepakati di awal transaksi meskipun pelunasannya dilakukan kemudian. Misalnya : harga rumah 100 juta bila dibayar tunai dan 150 juta bila dibayar dalam tempo 5 tahun.
Tidak boleh diterapkan sistem perhitungan bunga apabila pelunasannya mengalami keterlambatan sebagaimana yang sering berlaku.
Pembayaran cicilan disepakati kedua belah pihak dan tempo pembayaran dibatasi sehingga terhindar dari praktek bai` gharar (penipuan).
Untuk lebih jelasnya agar bisa dibedakan antara sistem kredit yang dibolehkan dan yang tidak, kami contohkan dua kasus sebagai berikut :
Apakah kita sudah mengeluarkan sebagian kewajiban kita yang merupakan hak orang lain ?
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Sesuai dengan judulnya , apakah kita (sebagai umat muslim) sudah mengeluarkan sebagian dari harta kita yang merupakan hak orang lain yang lebih membutuhkan dari kita ? pernah dengar tentang zakat Maal ?
Hmm.., Apa’ Idi yakin kita semua pernah mendengar tentang itu tapi apakah sudah mengetahui dan menjalankannya ? Allah memberikan harta / rezeki untuk kaumnya adalah untuk di putar agar merata. Disini Apa’ Idi coba sharing tentang zakat maal tersebut dan mohon koreksi jika ternyata ada yang salah, sesungguhnya Apa’ Idi hanya meneruskan dari apa yang diketahui untuk kebaikan dan syiar semata.
Tiada Kata Terlambat
Assalamu’alaikum,
Apa’ Idi mengucapkan mohon maaf lahir bathin, semoga kita semua kembali menjadi fitri. Wah….sangat terlambat yah, namun seperti judulnya tiada kata terlambat
.
Hari ini senang sekali dapat tanggapan dari admin http://www.taushiyah-online.com bahwa isi dari web itu boleh di sebar luaskan dengan tujuan syiar. Apa’ Idi tertarik dengan web itu karena penuh dengan intisari yang islami…
Terima kasih untuk admin tausyiah-online.com dan InsyaAllah semua diserahkan kepada Allah yang maha mengetahui untuk ganjarannya.
Wassalam.
Berapa lama di Kubur…
Assalamu’alaikum.
Welcome Ramadhan.., telat yah… heheh basi juga nih. Ini hari ke 8 pada bulan Ramadhan
, yah mohon di maklumi karena belum sempet nulis lagi di Blog ini.
Ada satu artikel sejak kurang lebih beberapa hari yang lalu dan alhamdulillah ada yang mengirim lagi hari ini yang membuat Apa’ Idi jadi tersentak dan tentu saja.. bermain dengan logika lagi….
Artikel itu mengenai berapa lama kita dalam kubur nanti ? sudah siapkah kita untuk di kubur ? Apa Idi’ jadi ingat akan suatu tausyiah yang menyatakan isinya kurang lebih isinya spt ini : Nabi Muhammad mengatakan seandainya tahu kejadian setelah kematian tentu kita akan sedikit tertawa dan banyak menangis. Fiuh… dalam sekali arti itu….
Ok deh.. Apa Idi’ coba tuangkan artikel tersebut disini yah. Berikut artikelnya :
Hari hari menjadi Foreigner
Alhamdulillah saat ini masih di lindungi oleh Allah SWT, saat ini Apa’ Idi sedang training di Bangkok, Thailand. Tugas dari kantor untuk mengetahui lebih mendalam tentang product yang digunakan oleh kantor tempat Apa’ Idi bekerja. Banyak pengalaman yang di dapat dimulai dari awal keberangkatan di bandara soekarno-hatta sampai ke bangkok ini, bagaimana caranya berhadapan di bagian imigrasi dll dan yang terpenting adalah bagaimana menjalani hari hari pertama menjadi FOREIGNER
Disini Apa’ Idi alhamdulillah bersama rekan yang moeslim juga, dan kami kalau sholat di mesjid muslim dekat hotel tempat kami bermalam. Saya berkenalan dengan komunitas muslim disana salah satunya adalah Adul, dia dari India namun sudah menetap disini.
Renovasi Musholla
Assalamu’alaikum
Pada tanggal 15 Juli 2007 atau 1 hari sebelum bulan Rajab tiba, jamaah Musholla Riyadlush Sholihin bekerja sama membongkar musholla.
Kok di bongkar ???
Alhamdulillah kami semua membongkar karena musholla tercinta akan di renovasi agar lebih nyaman sehingga semua orang yang akan beribadah di musholla tersebut bisa semakin tenang, damai, betah dan nyaman. Kalau sudah begitu InsyaAllah musholla tersebut akan semakin banyak jamaahnya dan semakin banyak pula orang yang akan berjalan di jalan Allah.
Apa’ Idi
Pada bingung yah.., maksudnya apa tuh Judul, dan kenapa juga kalau nulis blog itu selalu ada Apa’ Idi.
Apa’ idi itu adalah panggilan dari saya sendiri
. Apa’ itu adalah Ayah / papa / Abi namun dari bahasa Sunda sedangkan Idi adalah nama saya kan Widi dan anak anak atau keluarga sering manggilnya dengan Idi. Woalaaaaa jadilah akhirnya dipanggil dengan Apa’ Idi.
Hehehehe… ya udah.. buat yang baca blog ini sudah jelas kan kalau Apa’ idi itu adalah Widi.
Wassalam.
leave a comment